re

The Bridge on the River Kwai [1957 USA BrRip 1080p YIFY 2060 MB Google Drive]

The Bridge on the River Kwai [1957 USA BrRip 1080p YIFY 2060 MB Google Drive]

Durasi: 161 Minutes Genre: Adventure, Drama, War Rating IMDB: 8,3 dari 10
IMDB: http://www.imdb.com/title/tt0050212

Label: Recent, WesternMovie, The Bridge on the River Kwai, USA, 1957, David Lean, Adventure, Drama, War, Alec Guinness, Jack Hawkins, James Donald, Sessue Hayakawa, William Holden, BrRip 1080p, , , YIFY, IMDB, Oscar,

Director: David Lean
[Lihat juga film yang disutradari oleh : David Lean]

Casts: Alec Guinness, Jack Hawkins, James Donald, Sessue Hayakawa, William Holden
[Lihat juga film yang dibintangi oleh : Alec Guinness]
[Lihat juga film yang dibintangi oleh : Jack Hawkins]
[Lihat juga film yang dibintangi oleh : James Donald]
[Lihat juga film yang dibintangi oleh : Sessue Hayakawa]

[Koleksi juga film : Top IMDB] lainnya
[Koleksi juga film : Oscar Winners] lainnya

Link Download Google Drive : Click Here
Quality: BrRip 1080p YIFY Size: 2060 MB
Audio: English
Subtitle Soft Muxed: English, Indonesia
Password: AdMaioremDeiGloriam



"The Bridge on the River Kwai" merupakan sebuah film ditahun 1957 tentang Perang Dunia II yang disutradarai oleh David Lean dan diproduseri oleh Sam Spiegel. Film yang skenarionya ditulis Michael Wilson bersama Carl Foreman ini diadaptasi dari sebuah novel berjudul "The Bridge over the River Kwai" karya penulis dari Prancis; Pierre Boulle. Film ini dibintangi oleh William Holden, Alec Guinness, Jack Hawkins dan Sessue Hayakawa, dan dirilis pada tanggal 2 Oktober 1957 oleh Columbia Pictures.

Film ini berhasil memenangkan tujuh piala Oscar yaitu:
  • Best Picture (Sam Spiegel),
  • Best Director (David Lean),
  • Best Actor (Alec Guinness),
  • Best Writing, Screenplay Based on Material from Another Medium (Michael Wilson, Carl Foreman, Pierre Boulle),
  • Best Music, Scoring of a Dramatic or Comedy Film (Malcolm Arnold),
  • Best Film Editing (Peter Taylor)
  • Best Cinematography (Jack Hildyard).

Sinopsis / Plot / Resensi / Ringkasan Cerita / Reviu:
Setelah Singapura yang berada di bawah kekuasaan Inggris menyerah di Perang Dunia II, sekelompok tentara Inggris disuruh berjalan kaki sampai ke Thailand untuk menjadi tawanan perang. Di kamp tawanan Jepang yang dipimpin Kolonel Saito (Sessue Hayakawa), mereka dipaksa menjadi pekerja untuk membangun jembatan di atas sungai Kwai untuk menjadi jalur kereta api baru. Jembatan itu akan menghubungkan Malaysia dan Thailand serta melancarkan jalur logistik Jepang untuk menyerang India.

Tapi, Saito berjumpa Kolonel Inggris yang keras kepala, Nicholson (Alec Guinness), yang mengingatkan Saito bahwa perwira tidak perlu melakukan hal itu sebab terikat Konvensi Jenewa. Sesuatu yang membuat Saito berang dan memenjarakan Nicholson serta perwira lainnya di sebuah gubuk seng yang panas tanpa makanan dan minuman. Lambat-laun, Saito sadar bahwa tanpa perwira Inggris, para tahanan Inggris sulit berkoordinasi. Dengan cerdik Saito lalu memberi amnesti pada Nicholson dan perwira lainnya serta patuh pada keinginan Nicholson.

Lalu bersama perwira lainnya, Nicholson membantu Jepang dalam membuat jembatan itu, bahkan ia bisa menegakkan disiplin pasukannya yang kendor. Nicholson sangat disiplin, bahkan seolah lupa diri bahwa dengan kedisiplinannya itu ia malah membantu musuh membangun infrastruktur militer.

Inti dari film ini adalah hubungan Saito dan Nicholson, dua tentara dengan perilaku dan latar belakang yang berbeda dan di pinggir ada kisah tentara Amerika yang berhasil kabur lalu mau kembali lagi bersama tim tentara Inggris untuk menghancurkan jembatan itu. Perang memang gila, membuat individu di dalamnya hilang akal sehat. Nicholson begitu terobsesi membangun jembatan sempurna dan sang tentara Amerika Serikat mau saja kembali ke hutan untuk menjalani misi bahaya. Ini memang mengenai perilaku dan logika manusia bisa berubah karena perang.

Inilah epik pertama Lean setelah sebelumnya menyutradarai Brief Encounter (1945), Oliver Twist (1948) dan Great Expectations (1946), dan ini menjadi semacam pembuka atas deretan film Lean lainnya yang bagus seperti Lawrence of Arabia (1962) dan Dr. Zhivago (1965). Tidak hanya akting yang bagus dari Alec Guinnes, skala syuting film ini juga fantastis di mana Anda akan melihat sebuah jembatan benar-benar dibangun untuk film ini.



Official Movie Trailer:




Ad Maiorem Dei Gloriam
Ad Maiora Natus Sum

Share

& Comment

0 komentar:

Post a Comment

 

Copyright © Amadei33™ is a registered trademark.

Designed by Template. Hosted on Blogger Platform.